Kamis, 01 November 2012

Peran guru BK di sekolah



Pada masa dulu sekitar tahun 80 an Guru BK seolah-olah hanya sebagai satpam dan polisi sekolah, dimana guru BK hanya menerima siswa yang bermasalah seperti berdiri di depan pintu gerbang menunggu siswa yang terlambat, menghakimi siswa yang berkelahi, bahkan guru BK memegang POIN pelanggaran sekolah padahal itu semua adalah tugas pembina OSIS/guru piket. Itu semua karena masih sedikit sarjana lulusan BK dan disetiap sekolah dituntut untuk ada guru BK nya, sehingga Kepala Sekolah mengambil kebijakan untuk menempatkan guru yang senior untuk menjadi guru BK, sehingga mereka tidak tahu persis apa tugas dan fungsi guru BK yang sebenarnya, sehingga para peserta didik enggan dan tidak mau untuk datang kepada guru BK untuk sekedar cerita, konseling dan bertanya tentang seputar perkembangan diri siswa. Hal ini karena mereka takut akan pandangan temannya yang selalu beranggapan bahwa anak yang masuk ruang BK adalah anak yang nakal. Perlu diketahui bahwa tugas guru Bimbingan dan Konseling bukan untuk hal yang seperti itu semata, tetapi tugas dan fungsi yang sebenarnya sebagai guru BK adalah pemahaman, pencegahan, pengentasan, pengembangan dan mengayomi seluruh masyarakat yang ada di lungkungan sekolahnya, membantu menuntaskan masalah yang dialami oleh masyarakat sekolah, baik kepala sekolah, rekan sesama guru, staf sekolah dan peserta didik. Untuk menjadi guru BK tidaklah mudah, kita dituntut untuk jeli dalam melihat suatu masalah, sabar dalam menuntaskan masalah dan kreatif serta bijaksana dalam mengatasi masalah siswa untuk perkembangan pesarta didik.
Sesuai apa yang saya katakan di atas tadi fungsi guru Bk yang sebenarnya adalah :
1.     Fungsi pemahaman, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan pemahaman tentang diri peserta didik, masalah peserta didik, dan lingkungan yang lebih luas. Pemahaman dilakukan oleh peserta didik (klien ) sendiri, oleh Guru BK atau konselor maupun pihak-pihak lain (seperti guru, orang tua) yang amat berkepentingan dengan meningkatnya kualitas perkembangan dan kehidupan peserta didik atau klien.
2.      Fungsi pencegahan, yaitu fungsi bimbigan dan konseling yang menghasilkan kondisi bagi tercegahnya atau terhindarnya peserta didik yang mendapat pelayanan dari berbagai permasalahan yang mungkin timbul, yang akan dapat mengganggu, menghambat atau menimbulkan kesulitan dan kerugian-kerugian tertentu dalam kehidupan dan proses pengembangannya.
3.    Fungsi pengentasan, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang mengahasilkan kondisi bagi terentaskannya atau teratasinya berbagai permasalahan dalam kehidupan dan/atau perkembangannya yang dialami oleh peserta didik yang mendapat pelayanan.
4.    Fungsi pemeliharaan dan pengembangan, yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif peserta didik yang mendapat pelayanan dalam rangka perkembangan diri secara mantap dan berkelanjutan.
5.         Fungsi advokasi yaitu fungsi bimbingan dan konseling yang menghasilkan terbantunya atau diperolehnya pembelaan atas hak dan atau kepentingan peserta didik yang kurang mendapat perhatian.
Masalah yang terjadi dalam dunia pendidikan sangat kompleks, baik yang berhubungan dengan kurikulum, fasilitas pendidikan, guru dan peserta didik. karena itulah peran guru Bimbingan dan Konseling sangat dibutuhkan. Guru BK harus ekstra sabar dan mau bekerja ekstra untuk meluangkan waktunya memahami lingkungan sekitarnya (dalam sekolah). karena peran guru BK adalah mencegah agar tidak terjadi masalah dan menuntaskan masalah apabila sesuatu telah terjadi. sekarang masih ada guru BK yang masih kurang peduli terhadap hal-hal yang terjadi di sekolahnya. Maka dari itu guru BK diharapkan untuk menata dirinya kembali dan memperkenalkan peran dirinya yang baru, yang sudah berbeda dengan sebelumnya dimana guru BK yang sekarang bersikap ramah, sabar, terbuka, bisa menjaga rahasia, dengan kata lain guru BK sekarang sangat berbeda dimana guru BK tidak lagi memegang POIN pelanggaran, tidak lagi menghukum tetapi guru BK saat ini memberikan pengertian, pandangan, dan mengayomi anggota sekolah baik yang sedang dalam masalah atau yang ingin mencegah agar tidak terjadi masalah dikemudian hari pada dirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar