Kamis, 08 November 2012

Prinsip-prinsi Bimbingan Sosial


Adapun prinsip dasar pada bimbingan sosial perseorangan menurut Ilmawan (2011) adalah:
1.     Penerimaan
Penerimaan mempunyai arti bahwa seorang pendamping sosial seyogya menerima, menghormati, menghargai penerima layanan (klien) dengan segala permasalahan dan kondisi yang dialaminya tanpa syarat (Unconditional positive regard). Pendamping sosial tidak melakukan penilaian-penilaian negatif yang akan menganggu jalannya proses bimbingan sosial.
2.     Komunikasi (Keterbukaan )
Suasana keterbukaan dalam komunikasi antara pendamping sosial dengan klien dalam pelaksanaan bimbingan sosial perseorangan sangatlah diperlukan, karena penerapan prinsip ini akan mempermudah pencapaian tujuan bimbingan ini. Keterbukaan ini mempunyai arti antara pendamping sosial dan klien saling memberi informasi secara jujur dan menerima informasi dengan terbuka/lapang dada.
3.     Individualisasi
Pendamping sosial harus memahami, menerima bahwa klien sebagai pribadi yang unik, dalam arti antara individu yang satu dengan individu yang lainnya berbeda
4.     Partisipasi
Prinsip partisipasi memiliki arti bahwa pendamping sosial harus ikut serta secara langsung dalam membantu mengatasi permasalahan klien. Hasil usaha bimbingan sosial juga tidak akan berarti apabila klien yang dibimbing tidak melakukan kegiatan dalam mencapai tujuan-tujuan bimbingan.
5.     Kerahasiaan
Pelayanan bimbingan sosial ada kalanya berhubungan dengan klien yang mengalami masalah. Bagi klien yang bermasalah dan ingin menyelesaikan masalahnya akan sangat membutuhkan bantuan dari orang yang dapat menyimpan kerahasiaan yang dihadapi oleh klien. Oleh karena itu pendamping sosial harus mampu merahasiakan segala data, informasi yang diberikan oleh klien.
6.     Kesadaran diri
Sebagai pendamping sosial menyadari respon klien, bimbingan sosial merupakan relasi bantuan professional yang sudah selayaknya dilakukan secara professional juga, pendamping sosial mampu memotivasi klien untuk melakukan perubahan pada dirinya menjadi lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar